Selasa, 04 Desember 2012

Indentifikasi Flavonoid Pada Tumbuhan



Beberapa simplisia yang mengandung flavonoid antara lain:
Ø  * Kumis kucing
Tanaman Asal                             : Orthosiphon stamineus
Familia                                    : Labiatae
Bagian yang digunakan                : Daun
Isi tanaman                                : Senyawa K, saponin, orthosipon glikosida, minyak                                                             atsiri, dan saponin
Penggunaan                             : diuretik, batu ginjal, encok.

Ø  Tempuyung
Tanaman asal                           : Sonchus arvensis
Familia                                    : Asteraceae
Bagian yang digunakan          : Daun
Isi tanaman                              : silika, kalium, flavonoid, inositol
Penggunaan                             : diuretika, antiurolitiasis

Identifikasi Golongan Flavonoid
            5ml filtrat kumis kucing + serbuk Mg + 1ml HCl + 5ml amilalkohol, dikocok, terbentuk 2 lapisan pada lapisan atas yaitu lapisan amilalkohol, terbentuk warna merah. Jadi, kumis kucing positif mengandung flavonoid.
Untuk senyawa golongan flavonoid dibuktikan pada tanaman kumis kucing (bagian daun). Flavonoid merupakan senyawa yang bersifat asam. Filtrat dari daun kumis kucing tersebut ditambahkan serbuk magnesium dan HCl pekat. Flavonoid merupakan senyawa fenol yang mudah larut dalam air karena umumnya mereka sering kali berikatan dengan gula sebagai glikosida,  HCl ditambahkan agar kemudian terbentuk aglikon flavonoid (memisahkan flavonoid dari senyawa gula yang mengikatnya). Setelah amilalkohol ditambahkan dan dikocok kuat akan terbentuk 2 lapisan, lapisan amilalkohol berada diatas dan lapisan amilalkohol menjadi berwarna merah menunjukan adanya senyawa flavonoid.

3 komentar:

  1. Flavonoid umumnya masih berbentuk aglikon flavonoid dan HCl ditambahkan agar kemudian terbentuk aglikon flavonoid (memisahkan flavonoid dari senyawa gula yang mengikatnya).
    Bagaimana peran aktif HCL untuk memisahkan flavonoid dari aglikon tersebut ?

    BalasHapus
  2. Peran HCl di sini, agar sampel yang diisolasi itu bebas dari senyawa gula yang mengikatnya. Sehingga sampel yang digunakan bebas dari glikol dan mudah diidentifikasi senyawa flavonoidnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya saya juga setuju dengan saudari fitri, peran HCl adalah untuk memisahkan flavonoid dari senyawa gula yang mengikatnya, sehingga sampel mudah untuk diidentifikasi dan kemungkinan sampel tersebut positif mengandung flavonoid. jadi HCl disini berperan sebagai penghilang senyawa gula yang ada dalam sampel yang diisolasi.

      Hapus